May 12, 2013

0

Asal mula Santa claus

  • May 12, 2013
  • Share
  • Dari Kristen kuno
    Santo Nikolas dari Myra adalah inspirasi utama
    untuk figur orang Kristen tentang Sinterklas.
    Dia adalah uskup Myra di Lycia pada abad ke
    4. Nikolas terkenal untuk kebaikannya
    memberi hadiah kepada orang miskin. Dia
    sangat religius dari awal umurnya dan
    mencurahkan hidupnya untuk Kristen.

    Di Eropa
    (lebih tepatnya di Belanda, Belgia, Austria dan
    Jerman) dia digambarkan sebagai uskup yang
    berjanggut dengan jubah resmi. Relik dari
    Santo Nikolas dikirim ke Bari di Italia selatan
    oleh beberapa pedagang Italia; sebuah basilika
    dibangun tahun 1087 untuk memberi mereka
    rumah dan menjadi daerah ziarah.
    Santo Nikolas menjadi dirujuk oleh orang
    banyak sebagai Santo pelindung bagi pelaut,
    pedagang, pemanah, anak-anak, tuna susila,
    ahli obat, pengacara, pegadaian, tahanan,
    kota Amsterdam dan Rusia.

    Di Yunani, Santo Nikolas adalah pengganti
    untuk Santo Basil (Agios Vasilis dalam Bahasa
    Yunani), seorang uskup pada abad ke 4 dari
    Caesarea. Bagian utara Belanda dan beberapa
    desa di Flanders, Belgia, merayakan seorang
    figur yang agak mirip, Sint-Maarten (Santo
    Martin dari Tours).[1]

    Dari Jerman
    Menurut konversi orang Jerman dalam Kristen,
    pada cerita rakyat Jerman terdapat kisah
    tentang Dewa Odin (Wodan), yang setiap
    tahun, pada masa perayaan Yule, melakukan
    pesta perburuan yang dibimbing oleh dewa-
    dewa dan prajurit yang mati dalam dunianya.
    Anak-anak akan menaruh sepatunya, diisi oleh
    wortel, jerami atau gula, di dekat cerobong
    asap untuk kuda terbang Odin, Sleipnir, agar
    kuda itu memakannya. Odin lalu akan memberi
    hadiah anak-anak itu untuk kebaikannya
    dengan mengganti makanan Sleipnir dengan
    hadiah atau permen [Siefker, chap. 9, esp.
    171-173].
    Praktek ini masih ada di Jerman, Belgia dan
    Belanda setelah adopsi kekristenan dan
    kemudian digabungkan dengan perayaan
    Santo Nikolas. Anak-anak masih menaruh
    jerami mengisi sepatu di cerobong asap setiap
    malam musim dingin, dan Santo Nikolas
    memberi mereka hadiah permen dan hadiah-
    hadiah. Kemunculan Odin cukup mirip dengan
    Santo Nikolas, digambarkan sebagai orang tua
    yang misterius dengan janggut.
    Praktek ini lalu muncul di Amerika Serikat
    melalui koloni Belanda di New Amsterdam lebih
    dulu sebelum serangan Inggris pada abad ke
    17, dan berevolusi menjadi menggantung kaus
    kaki atau kaus kaki natal di dekat cerobong
    asap. Banyak daerah di Austria dan bekas
    daerah Italia yang direbut Austria-Hongaria,
    (Friuli, kota Trieste) anak-anak memberi
    permen dan hadiah pada hari Santo Nikolas
    (San Niccolò dalam Bahasa Italia), menurut
    kalender Katolik, pada tanggal 6 Desember.

    Cerita rakyat lain, berdasarkan dari suku Indo-
    Jerman, terdapat cerita bahwa ada orang
    suci (kadang-kadang Santo Nikolas) dan setan
    (kadang-kadang Krampus, atau troll). Laki-laki
    muda memakai baju sebagai Krampus masih
    ada dalam perayaan hari Santo Nikolas di
    Kärnten (Austria Selatan) dan Carnia (Italia
    timur laut). Cerita itu menyatakan bahwa
    sebuah daratan diserang teror oleh seorang
    monster yang pada saat malam hari melata
    masuk ke cerobong asap dan membunuh
    anak-anak ([[mengeluarkan isi perut mereka
    atau menyimpan mereka untuk dimakan nanti).

    Orang suci itu mencari setan itu, dan
    menipunya dengan borgol yang diberkati
    (dalam beberapa versi borgol yang sama
    untuk memenjarakan Yesus, dalam versi lain
    borgol itu adalah yang digunakan untuk
    menahan Santo Petrus atau Paulus dari
    Tarsus); setan itu terperangkap dan terpaksa
    untuk mengikuti perintah sang orang suci.

    Orang Suci itu menyuruhnya untuk pergi ke
    setiap rumah dan membuat perubahan,
    dengan memberikan hadiah kepada anak-
    anak. Orang suci itu juga membuatnya
    melakukan hal ini setiap tahun, atau sang
    setan sangat muak dengan melakukan hal baik
    dan memilih untuk kembali ke Neraka.

    Versi lain mengatakan setan itu disusun
    kembali atas perintah orang suci, dan pergi
    merekrut elf dan anak setan untuk
    membantunya, lalu menjadi Santa Claus.
    Bentuk lain dalam cerita Jerman adalah dalam
    cerita Pelznickel atau Belsnickle yang
    mengunjungi anak-anak nakal saat tidur. Nama
    ini berasal dari fakta bahwa orang itu adalah
    makhluk buas yang besar karena dari kepala
    sampai kakinya dipenuhi bulu.

    0 Responses to “Asal mula Santa claus”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin