April 20, 2013

0

7 Penyakit yang harus di waspadai saat banjir

  • April 20, 2013
  • Share
  • Waspada penyakit menular di saat cuaca
    buruk ditambah musim banjir, banyak
    penyakit - penyakit yang mudah menular
    dan harus diwaspadai.
    Waspada 7 penyakit menular di musim
    banjir, seperti yang dilansir dari kompas.com
    (18/1/13):

    1. Diare
    Diare memiliki hubunagn kebersihan individu
    (personal hygiene) dan lingkungan. Potensi
    banjir yang meningkat membuat sumber air
    dari sumur dangkal ikut tercemar.
    Ketersediaan air bersih di pengungsian bisa
    menimbulkan penyakit diare disertai
    penularan yang cepat.
    Langkah antisipasi: biasakan cuci tangan
    dengan sabun setiap akan makan atau
    minum serta sehabis buang hajat. Kedua,
    pastikan merebus air minum hingga
    mendidih setiap hari. Ketiga, menjaga
    kebersihan lingkungan, hindari tumpukan
    sampah di sekitar tempat tinggal. Keempat,
    hubungi segera petugas kesehatan terdekat
    bila ada gejala-gejala diare.

    2. Demam berdarah
    Musim hujan menimbulkan peningkatan
    tempat perindukan nyamuk aedes aegypti
    ( nyamuk penular penyakit demam
    berdarah ). Banyaknya sampah seperti
    kaleng bekas, ban bekas, dan tempat-
    tempat yang bisa terisi air dan menjadi
    genangan akan menjadi tempat
    berkembang biak nyamuk. Hal ini tentu
    membuat risiko terjadinya penularan juga
    semakin meningkat.
    Langkah antisipasi: Aktif dengan gerakan 3
    M, yaitu mengubur kaleng-kaleng bekas,
    menguras tempat penampungan air secara
    teratur, dan menutup tempat penyimpanan
    air dengan rapat. Selain itu, masyarakat
    diharapkan segera membawa anggota
    keluarganya ke sarana kesehatan bila ada
    yang sakit dengan gejala panas tinggi
    tanpa sebab yang jelas, disertai adanya
    tanda-tanda pendarahan.

    3. Penyakit leptospirosis
    Penyakit leptospirosis disebabkan oleh
    bakteri yang disebut leptospira. Penyakit ini
    termasuk salah satu
    penyakit zoonosis karena ditularkan melalui
    hewan atau binatang seperti tikus, melalui
    kotoran dan air kencingnya. Saat musim
    hujan, tikus-tikus keluar dari tempat
    tinggalnya dan berkeliaran di sekitar
    manusia sehingga kotoran dan air
    kencingnya akan bercampur dengan air
    banjir. Seseorang yang memiliki luka,
    kemudian bermain atau terendam air banjir
    yang sudah tercampur dengan kotoran
    atau kencing tikus yang mengandung
    bakteri lepstopira, berpotensi terinfeksi dan
    jatuh sakit.
    Langkah antisipasi: Menekan populasi dan
    hindari adanya tikus yang berkeliaran di
    sekitar tempat tinggal, dengan selalu
    menjaga kebersihan. Kedua, hindari bermain
    air saat terjadi banjir, terutama bila memiliki
    luka. Ketiga, gunakan pelindung seluruh
    tubuh seperti sepatu jika terpaksa harus
    memasuki area banjir. Keempat, segera
    berobat ke sarana kesehatan bila sakit
    punya gejala panas tiba-tiba, sakit kepala,
    dan menggigil.

    4. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
    Penyebab ISPA dapat berupa bakteri, virus,
    dan berbagai mikroba lainnya. Gejala utama
    dapat berupa batuk dan demam. Jika berat,
    maka dapat atau mungkin disertai sesak
    napas, nyeri dada, dan lain-lain.
    Penanganannya: Istirahat; pengobatan
    simtomatis sesuai gejala, dan mungkin
    diperlukan pengobatan kausal untuk
    mengatasi penyebab; meningkatkan daya
    tahan tubuh; dan mencegah penularan
    terhadap orang sekitar (misalnya dengan
    menutup mulut ketika batuk, tidak meludah
    sembarangan). Faktor berkumpulnya banyak
    orang—misalnya di tempat pengungsian
    korban banjir—juga berperan dalam
    penularan ISPA.

    5. Penyakit kulit
    Penyakit kulit dapat berupa infeksi, alergi,
    atau bentuk lain. Jika musim banjir datang,
    maka masalah utamanya adalah kebersihan
    yang tidak terjaga baik. Seperti juga pada
    ISPA, berkumpulnya banyak orang juga
    berperan dalam penularan infeksi kulit.

    6. Penyakit saluran cerna lain, misalnya
    demam tifoid
    Dalam hal ini, faktor kebersihan makanan
    memegang peranan penting.

    7. Memburuknya penyakit kronis yang
    mungkin memang sudah diderita
    Hal ini terjadi karena penurunan daya tahan
    tubuh akibat musim hujan berkepanjangan,
    apalagi bila banjir yang terjadi selama
    berhari-hari.
    Agar tidak mudah terhindar penyakit
    menular lainnya, kalian harus hidup bersih,
    makan yang baik dan bersih, istirahat
    cukup, dan sering cuci tangan pakai sabun.

    0 Responses to “7 Penyakit yang harus di waspadai saat banjir”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin