May 20, 2013

0

Tempat wisata terhoror di dunia

  • May 20, 2013
  • Share
  • Tempat wisata ini tidak hanya menawarkan
    panorama indah atau kota yang antik. Tema-
    tema horor juga menjadi objek wisata yang
    menarik di Eropa. Salah satunya adalah
    pemakaman Pere Lachaise di Paris, Prancis.
    Berani datang ke sini?

    Wisata horor menjadi salah satu daya tarik
    liburan ke Eropa. Inggris menawarkan kota tua
    berhantu seperti di Edinburgh. Romania
    menawarkan kastil Drakula di Bran. Prancis
    pun punya pemakaman Pere Lachaise yang
    terkenal.

    Eits, jangan terburu takut dulu ya. Pemakaman
    Pere Lachaise ramai kok. Begitu terkenalnya
    sampai orang-orang pun harus masuk antre
    untuk bisa dikubur di pemakaman terbesar di
    Paris ini dengan luas 44 ha.
    Pengunjungnya
    mencapai jutaan orang per tahun. detikTravel
    berziarah ke makam ini pada minggu lalu.
    Pemakaman Pere Lachaise yang berada di
    Jalan Boulevard de Menilmontant ini dibuka
    pada 21 Mei 1804. Orang pertama yang
    dikuburkan di sini adalah seorang anak
    perempuan berumur lima tahun yang
    bernama Adelaide Pailliard de Villeneuve. Dia
    merupakan putri seorang pelayan. Kaisar
    Napoleon sebelumnya telah menyatakan,
    setiap warga negara berhak dikuburkan di
    sana tanpa membedakan ras ataupun agama.

    Saat awal dibuka, pemakaman ini dianggap
    terlalu jauh dari kota dan hanya menarik
    sedikit orang untuk dimakamkan di sana.
    Kemudian pihak pengelola pemakaman pun
    mengambil strategi, yakni memindahkan
    makam sejumlah orang-orang terkenal di
    Prancis ke sana, seperti Jean de La Fontaine,
    sastrawan Prancis yang terkenal akan kisah-
    kisah dongengnya. Strategi ini terbukti ampuh.

    Masyarakat mulai terpikir untuk dikuburkan di
    antara warga negara terkenal. Catatan
    menunjukkan dalam beberapa tahun
    kemudian, Pere Lachaise berubah dari yang
    semula hanya berisi puluhan makam warga
    menjadi lebih dari 33 ribu makam pada tahun
    1830. Pemakaman ini telah diperluas lima kali,
    yakni pada tahun 1824, 1829, 1832, 1842 dan
    1850. Bentuk kuburan di pemakaman ini
    beraneka macam, mulai dari yang bentuknya
    sederhana hingga monumen yang menjulang
    dan bahkan kapel-kapel mini yang megah,
    yang dibangun untuk mengenang orang-
    orang atau keluarga terkenal. Jim Douglas
    Morrison, penyanyi dan pencipta lagu asal
    Amerika Serikat, yang dikenal sebagai vokalis
    utama kelompok The Doors yang ngetop
    tahun 1967, juga dikuburkan di sini. Makam
    Morrison, yang meninggal di Paris pada usia
    27 tahun itu, termasuk yang paling banyak
    dilihat para pengunjung setiap harinya.

    Hal
    tersebut juga dibenarkan oleh salah seorang
    petugas makam, Jacque saat ditanyai
    detikTravel yang berkunjung atas undangan
    L'Oreal di sela-sela acara L'Oreal-UNESCO For
    Women in Science 2013. Menurut Jacque, 1-2
    ribu orang berkunjung ke makam tersebut
    setiap harinya. Pria paruh baya itu pun
    bercerita di malam hari, para petugas makam
    harus bekerja ekstra keras untuk mengawasi
    makam-makam yang megah. "Banyak yang
    mencoba mencuri perunggu atau benda
    berharga lainnya di makam. Mereka biasanya
    berkelompok. Untuk mencuri perunggu butuh
    beberapa orang. Di pasaran, perunggu bisa
    laku terjual seharga 3 Euro per kilogram," ujar
    Jacque. Saat ini ada sekitar 1 juta jasad yang
    dikuburkan di pemakaman ini dan banyak
    lainnya yang berada di dalam columbarium,
    tempat menyimpan abu mereka yang
    dikremasi. Kini Pere Lachaise memang masih
    menerima penguburan baru. Namun dengan
    syarat-syarat yang agak ketat.

    Misalnya,
    orang-orang bisa dikubur di pemakaman ini
    jika mereka meninggal di Paris atau tinggal di
    ibukota Prancis itu. Bahkan karena terbatasnya
    area yang tersisa untuk penguburan baru,
    maka untuk dikuburkan di pemakaman ini pun
    harus masuk daftar tunggu alias waiting list.

    0 Responses to “Tempat wisata terhoror di dunia”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin