May 18, 2013

0

Jacob Barnett, anak autis dengan IQ melebihi Einstein

  • May 18, 2013
  • Share
  • Tak ada hal yang tak mungkin. Kalimat ini
    cocok untuk menggambarkan keadaan dan
    prestasi yang telah diraih Jacob Barnett,
    seorang anak berusia 14 tahun yang
    digadang-gadang akan memenangkan hadiah
    Nobel suatu hari nanti.

    Ketika berusia dua tahun, Jacob didiagnosis
    memiliki autisme. Dokter memberitahu orang
    tua Jacob bahwa dia kemungkinan tak akan
    bisa berbicara atau membaca, atau bahkan
    mengurus dirinya sendiri seumur hidup.

    Namun
    kenyataannya, diagnosis dokter tersebut salah
    besar.
    Saat ini, Jacob barnett yang baru berusia 14
    tahun telah menjadi mahasiswa Master yang
    berusaha mendapatkan gelar PhD dalam
    bidang fisika quantum. Berdasarkan BBC,
    remaja yang memiliki IQ 170 ini telah disiapkan
    untuk menerima hadiah Novel suatu hari nanti.

    Sejak masuk ke Indiana University-Purdue
    University Indianapolis (IUPUI) saat berusia 10
    tahun, Jacob telah membuat profesor dan
    rekannya takjub dengan kecerdasannya yang
    luar biasa. Remaja ini bahkan membantu rekan
    mahasiswanya dalam mata kuliah kalkulus dan
    telah bergabung menjadi peneliti ilmiah.

    IQ Jacob diperkirakan telah melampaui IQ
    Albert Einstein. Berdasarkan laporan TIME
    tahun 2011, Jacob bahkan diharapkan untuk
    bisa mematahkan teori relativitas yang
    ditemukan oleh Albert Einstein suatu hari nanti.

    Selain belajar di universitas, Jacob Barnett
    yang memiliki Sindrom Asperger ini juga
    merupakan penulis buku dan wirausahawan.

    Jacob dan keluarganya menjalankan yayasan
    sosial yang disebut Jacob's Place untuk anak-
    anak yang memiliki autisme. Mereka
    menggunakan yayasan ini untuk membongkar
    banyak mitos seputar anak-anak autis, serta
    membuktikan bahwa anak autis bisa menjadi
    hebat.

    "Saya sama sekali tidak diharapkan untuk ada
    di sini. Anda tahu, dokter mengatakan saya
    bahkan tak akan bisa berbicara. Kemungkinan
    besar ada terapis yang sedang ketakutan
    ketika melihat saya ada di sini," ungkap Jacob
    Barnett, seperti dilansir oleh Huffington Post
    (11/05).

    Meski perjalanan Jacob terlihat mulus, namun
    kenyataannya ibunya Kristine Barnett
    mengatakan bahwa Jacob selalu bekerja keras
    melewati setiap hari untuk bisa mengalahkan
    autisme yang dideritanya.

    "Dia menghadapinya setiap hari. Ada hal-hal
    yang diketahuinya tentang dirinya dan dia
    harus berusaha mengaturnya setiap hari,"
    ungkap Kristine. Pada bulan April, Kristine
    menerbitkan sebuah memoar yang
    menceritakan pengalamannya membesarkan
    Jacob, berjudul "The Spark: A Mother's Story
    of Nurturing Genius."

    Kristine berharap buku dan kisah mengenai
    Jacob bisa menjadi inspirasi bagi semua orang
    tua dan anak yang memiliki autisme di dunia.

    Kisah Jacob diharapkan bisa membuat semua
    anak yang memiliki kekurangan atau
    didiagnosis dengan penyakit tertentu tidak
    patah semangat dan terus berusaha. Mereka
    bisa melakukan dan meraih apapun yang
    mereka inginkan.

    0 Responses to “Jacob Barnett, anak autis dengan IQ melebihi Einstein”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin