May 17, 2013

0

Berbohong ternyata membahayakan kesehatan

  • May 17, 2013
  • Share
  • Mereka yang dalam posisi menyembunyikan
    sesuatu menempatkan dirinya dalam bahaya.
    Rasa bersalah hanyalah awal. Seiring dengan
    rasa bersalah, mereka yang berbohong,
    menghilangkan kebenaran atau menyimpan
    rahasia berisiko terhadap beberapa komplikasi
    kesehatan.

    "Sebagai permulaan, berbohong melepaskan
    hormon stres. Peningkatan hormon ini
    menyebabkan denyut jantung dan pernapasan
    meningkat, pencernaan melambat, dan
    hipersensitif pada serat otot dan saraf," kata
    MD Saundra Dalton-Smith, penulis Set Free to
    Live Free: Breaking Through the 7 Lies
    Women Tell Themselves.

    Efeknya mungkin tidak serius, tapi seiring
    waktu, berbohong dapat menyebabkan
    kondisi, seperti penyakit jantung koroner,
    stroke, kanker, diabetes, dan gagal jantung.

    Mengapa?
    "Tekanan darah meningkat dalam hati ketika
    Anda berbohong. Inilah yang dapat
    mengancam hidup Anda dalam jangka waktu
    lama," kata Dr Smith, seperti dikutip dari
    Bettyconfidential.
    Sebagai informasi, kaitan antara tekanan
    darah dan berbohong seperti ditunjukkan alat
    pendeteksi kebohongan. Polygram atau lie
    detector bisa akurat menguji kebohongan
    karena alat ini mengukur tekanan darah
    seseorang.

    Mungkin berbohong tidak secara cepat
    membuat Anda terserang stroke, tapi ada
    bukti bahwa semakin Anda berbohong,
    semakin mudah Anda mendapatkan bencana.
    Menurut hasil penelitian pada November 2010
    oleh Departemen Psikologi Universitas Ghent di
    Belgia dan telah dipublikasikan jurnal
    Consciousness and Cognition, "Sering berkata
    jujur membuat seseorang sulit berbohong, dan
    sering berbohong membuat seseorang lebih
    mudah berbohong."

    "Dengan kata lain, Anda menuai apa yang
    Anda tabur. Semakin sering Anda berbohong
    maka semakin mudah Anda melakukannya,
    begitupun sebaliknya," kata Dr Smith.
    Mereka yang kerap berbohong atau
    menyimpan rahasia besar selama bertahun-
    tahun mungkin tidak merasakan gangguan
    apapun. Namun dari waktu ke waktu, mereka
    secara signifikan lebih berisiko pada kondisi
    kesehatan yang buruk.

    Ternyata, berbohong tidak hanya menyakiti
    hati seseorang secara, tapi juga tubuh Anda.
    "Daripada terjebak dalam lingkaran setan
    kebohongan seperti dalam film The Dilemma,
    jalan terbaik adalah jujur secara konsisten,"
    saran Dr Smith.

    0 Responses to “Berbohong ternyata membahayakan kesehatan”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin