May 10, 2013

0

7 Cyber Crime terbesar di dunia

  • May 10, 2013
  • Share
  • Kejahatan di dunia maya (cyber
    crime) sekarang berada di urutan
    kedua setelah kejahatan narkoba,
    baik dilihat dari nilai keuntungan
    materi yang diperolehnya, maupun
    kerugian dan kerusakan bagi para
    korbannya.
    Meskipun beritanya sudah
    berulangkali disiarkan oleh media,
    tampaknya ketiadaan kesadaran
    publik menjadi keuntungan bagi
    pihak pencuri-pencuri itu, dan hal ini
    dibuktikan oleh fakta bahwa
    banyak orang masih bisa dicuri
    hanya dengan trik-trik online yang
    sederhana. Sebagian situs
    menggiring anda melalui suatu
    lika-liku implementasi digital paling
    berbahaya di dunia, maka berhati-
    hatilah dengan kegiatan online
    anda.
    Berikut ini adalah 7 besar kriminal-
    kriminal di dunia maya, meskipun
    nama-nama mereka adalah
    samaran, tapi mereka nyata
    adanya.

    1. Kodiak
    Tahun 1994, Kodiak mengakses
    rekening dari beberapa pelanggan
    perusahaan besar pada bank
    utama dan mentransfer dana ke
    rekening yang telah disiapkan oleh
    kaki tangan mereka di Finlandia,
    Amerika Serikat, Jerman, Israel dan
    Inggris. Dalam tahun 2005, dia
    dijatuhi hukuman dan dipenjara
    selama tiga tahun. Diperkirakan
    Kodiak telah mencuri sebesar 10,7
    juta dollar.

    2. Don Fanucci
    Di usia 15 tahun, Don Fanucci
    melakukan suatu rangkaian
    serangan pada bulan Februari
    2000 terhadap beberapa situs
    web komersil ber-traffick tinggi.
    Dia dihukum tahanan kota di
    tempat tinggalnya, Montreal,
    Quebec, pada 12 September 2001
    selama delapan bulan dengan
    penjagaan terbuka, satu tahun
    masa percobaan, pembatasan
    pemakaian Internet, dan denda.
    Kerusakan ekonomi secara global
    sebagai akibat serangan-
    serangannya itu diyakini mencapai
    7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.

    3. Pox
    Salah satu pencipta virus e-mail
    “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga
    telah menginfeksi dan
    melumpuhkan lebih dari 50 juta
    komputer dan jaringan pada 4 Mei
    2000. Virus tersebut juga
    menyerang komputer-komputer
    milik Pentagon, CIA dan organisasi-
    organisasi besar lainnya dan
    menyebabkan kerugian berjuta-
    juta dolar akibat kerusakan-
    kerusakan. Karena Pilipina tidak
    mempunyai undang-undang yang
    melawan kejahatan hacking
    komputer, Fox tidak pernah
    didakwa atas kejahatan-
    kejahatannya.

    4. Mishkal
    Mishkal dituduh sebagai salah satu
    godfather pemalsu kartu kredit di
    Eropa Timur. Dia dan rekanan-
    rekanannya dituduh memproduksi
    secara masal kartu kredit dan
    debet palsu. Pada satu titik,
    mereka dilaporkan memiliki
    pendapatan hingga 100.000
    dollar per hari. Dia ditangkap
    namun kemudian dibebaskan
    setelah enam bulan ditahan, dan
    dengan segera dicarikan
    kedudukan di pemerintahan
    Ukrainia – sebuah posisi yang akan
    memberikan kepadanya kekebalan
    otomatis dari penuntutan lebih
    lanjut.

    5. The Wiz dan Piotrek
    The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27
    tahun, dari Chelyabinsk, Rusia,
    dihukum untuk sejumlah tuntutan
    perkomplotan, berbagai kejahatan
    komputer, dan penipuan mengikat
    melawan lembaga-lembaga
    keuangan di Seattle, Los Angeles
    dan Texas. Di antaranya, mereka
    mencuri database dari sekitar
    50.000 kartu kredit. Keduanya
    didenda dan dihukum sedikitnya
    tiga tahun penjara.

    6. Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
    Tiga orang ini adalah inti dari
    jaringan kejahatan dunia maya
    dengan memeras uang dari bank-
    bank, Kasino-kasino internet, dan
    berbagai bisnis berbasis web
    lainnya. Strategi mereka
    sederhana, yakni meng-hack dan
    menahan proses transaksi rekening
    untuk sebuah tebusan sebesar
    40.000 dollar. Didakwa
    menyebabkan kerusakan langsung
    lebih dari 2 juta poundstarling dan
    kerusakan-kerusakan tidak
    langsung sekitar 40 juta
    poundstarling. Dalam bulan
    Oktober 2007, trio itu dinyatakan
    bersalah dan dijatuhi hukuman
    delapan tahun penjara.

    7. Bandit
    Bandit memanipulasi kira-kira
    500.000 komputer dan
    menyewakannya untuk aktivitas
    kejahatan. Dia ditangkap pada
    bulan November 2005 dalam
    sebuah operasi FBI, dan dihukum
    60 bulan penjara, dan
    diperintahkan untuk menyerahkan
    sebuah mobil mewahnya seharga
    58.000 dollar yang berasal dari
    hasil kejahatannya. Dia juga
    diperintahkan untuk membayar
    15.000 dollar sebagai ganti rugi
    kepada pemerintah Amerika
    Serikat untuk komputer-komputer
    militer yang terinfeksi

    0 Responses to “7 Cyber Crime terbesar di dunia”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin