April 25, 2013

0

5 Negara maju tanpa ujian nasional

  • April 25, 2013
  • Share
  • [www.ravictory.blogspot.com] ~ Sekarang lagi musim Ujian Nasional.
    Untuk Apakah Ujian Nasional Sebetulnya?

    Apakah Uj ian nasional mutlak
    diperlukan? Berikut 5 Negara Maju Tanpa
    Ujian Nasional dan ternyata tidak
    menerapkan ujian nasional pada sistem
    pendidikannya...
    Kira kira negara mana saja yang masuk ke
    5 Negara Maju Tanpa Ujian
    Nasional ,mari kita simak ulasan satu
    persatu ke 5 Negara Maju Tanpa Ujian
    Nasional berikut ini

    1. Finlandia
    Finlandia sebagai negara dengan system
    pendidikan termaju di dunia tidak mengenal
    yang namanya Ujian Nasional. Evaluasi
    mutu pendidikan sepenuhnya dipercayakan
    kepada para guru sehingga negara
    berkewajiban melatih dan mendidik guru
    guru agar bisa melaksanakan evaluasi yang
    berkualitas. Setiap akhir semester siswa
    menerima laporan pendidikan berdasarkan
    evaluasi yang sifatnya personal dengan
    tidak membandingkan atau melabel para
    siswa dengan peringkat juara seperti yang
    telah menjadi tradisi pendidikan kita.
    Mereka sangat meyakini bahwa setiap
    individu adalah unik dan memiliki
    kemampuan yang berbeda beda.
    Di Finlandia profesi guru adalah profesi
    yang paling terhormat. Dokter justru
    berada dibawah peringkat guru.

    2. Amerika
    Amerika yang terdiri dari banyak negara
    bagian ternyata tidak pernah
    menyelenggarakan UN atau ujian negara
    secara nasional.
    Walaupun ada ujian yang diselenggarakan
    oleh masing-masing state (negara bagian),
    namun tidak semua sekolah diwajibkan
    mengikuti ujian negara bagian. Tiap negara
    bagian juga mempunyai materi ujian-masing
    masing.
    Sekolah-sekolah tetap boleh
    menyelenggarakan ujian sendiri dan
    menentukan kelulusannya sendiri..
    Semua lulusan, baik lulusan yang
    disenggarakan oleh sekolahnya sendiri atau
    lulus ujian yang diselenggarakan negara
    bagian, tetap boleh mengikuti ujian mauk ke
    college ataupun universitas asal memenuhi
    persyaratan dan lulus tes masuk.
    Logika pendidikan yang digunakan yaitu:
    Kualitas pendidikan ditentukan oleh
    individu masing-masing kelulusan.
    Walaupun Si A lulusan dari SMA pinggiran
    yang tidak terkenal, kalau dia lulus tes
    masuk ke Universitas Harvard, maka
    diapun akan diterima di universitas
    tersebut.Jadi masalah kualitas ditentukan
    oleh individu (individual quality).
    Pakar pendidikan dari Columbia University,
    Linda Hammond (1994)
    Berpendapat bahwa nasionalisasi ujian
    sekolah tidak bisa memberi kreativitas
    guru. Sekolah tidak bisa menciptakan
    strategi belajar sesuai dengan perbedaan
    kondisi sosial, ekonomi, budaya, serta
    kemajuan teknologi. Sistem pendidikan top
    down oriented, tak bisa menjawab masalah
    yang ada di daerah-daerah berbeda.

    3. Jerman
    Jerman tidak mengenal ujian nasional.
    Kebijaksanaan yang diutamakan adalah
    membantu setiap peserta didik dapat
    berkembang secara optimal, yaitu dengan:
    (1) menyediakan guru yang profesional,
    yang seluruh waktunya dicurahkan untuk
    menjadi
    pendidik;
    (2) menyediakan fasilitas sekolah yang
    memungkinkan peserta didik dapat belajar
    dengan penuh kegembiraan dengan fasilitas
    olahraga dan ruang bermain yang memadai
    dan ruang kerja guru;
    (3) menyediakan media pembelajaran yang
    kaya, yang memungkinkan peserta didik
    dapat secara terus-menerus belajar melalui
    membaca buku wajib, buku rujukan, dan
    buku bacaan, (termasuk novel), serta
    kelengkapan laboratorium dan
    perpustakaan yang memungkinkan peserta
    didik belajar sampai tingkatan menikmati
    belajar;
    (4) evaluasi yang terus-menerus,
    komprehensif dan obyektif.
    Melalui model pembelajaran yang seperti
    inilah, yaitu peserta didik setiap saat dinilai
    tingkah lakunya,
    kesungguhan belajarnya, hasil belajarnya,
    kemampuan intelektual, partisipasinya
    dalam belajar yang menjadikan sekolah di
    Jerman mampu menghasilkan rakyat yang
    beretos kerja tinggi, peduli mutu, dan gemar
    belajar.
    Mereka setiap hari belajar selalu mendapat
    tugas dari semua mata pelajaran yang
    proses maupun hasilnya dinilai dan nilai-
    nilai ini memengaruhi nilai akhir semester
    dan seterusnya.

    4. Kanada
    Di Kanada tidak ada Ujian Nasional karena
    dianggap tak bermanfaat untuk kemajuan
    pendidikan di negara iti. Untuk kontrol
    kualitas di Kanada terdapat penjaminan
    mutu pendidikan yang kontrolnya sangat
    kuat. Lembaga penjamin mutu ini benar-
    benar bekerja secara ketat dari pendidikan
    dasar hingga menengah. Sehinga murid yang
    akan masuk ke perguruan tinggi cukup
    dengan rapor terakhir.
    Di Kanada, perguruan tinggi tidak sulit lagi
    untuk menerima murid darimana pun
    sekolahnya. Karena standar sekolah di sana
    sudah sesuai dengan standar perguruan
    tinggi yang akan dimasuki setiap lulusan
    sekolah.
    Kebalikan dengan di Indonesia, perguruan
    tinggi banyak yang tidak percaya dengan
    lulusan sekolah menengah. Saling tidak
    percaya standar ini yang menyebabkan
    pemborosan keuangan negara karena harus
    menyelenggarakan UN dan ujian mandiri.

    5. Australia
    Di Negara Australia ini, ujian nasional tidak
    dilaksanakan bahkan tidak dikenal sama
    sekali, melainkan ujian state. Ujian ini tidak
    menentukan lulus tidaknya para peserta
    didik, namun untuk menentukan kemana
    siswa tersebut akan melanjutkan
    pendidikan. Berapapun nilai yang
    didapatkan oleh siswa dari ujian tersebut
    tetap dinyatakan lulus. Nilai nol pun tetap
    dinyatakan lulus, namun kelulusan tersebut
    tidak ada gunanya. Berarti siswa tersebut
    akan sangat sulit untuk melanjutkan
    pendidikannya.

    0 Responses to “5 Negara maju tanpa ujian nasional ”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin