March 23, 2013

0

Inilah Laskar Muslim Pesepak Bola Dunia yang Puasa

  • March 23, 2013
  • Share
  • Puasa bukan halangan bagi bintang sepak bola dunia. Dikutip dari Republika, kita akan lihat keteguhan para pemain bintang yang beragama Islam selama Ramadan ini.
    ”Puasa Ramadan membuatku menjadi semakin kuat,” ujar Frederic
    Kanoute, bintang sepak bola asal Mali. Kanoute relatif tidak punya
    masalah dengan puasa dan performanya di lapangan.

    Tidak mudah
    bagi Muslim di Spanyol berpuasa saat musim panas di Eropa mencapai
    puncaknya. Suhu bisa mencapai 40 derajat Celcius, dengan kelembaban
    tinggi. Siang lebih panjang dibandingkan malam hari.
    Matahari bersinar selama 13 jam, atau sejak pukul setengah tujuh pagi
    hingga delapan malam. Namun, semua itu tidak menghalangi Muslim
    menjalankan ibadah puasa.

    ”Saya berusaha menghormati keyakinanku
    dan menjalankan ibadah sebisa mungkin,” ujar Kanoute. ”Terkadang
    memang sulit melakukan puasa Ramadhan ketika cuaca di selatan Spanyol
    sangat panas. Tetapi, saya mampu melakukannya. Alhamdulillah.”

    Kanoute
    menghargai sesama Muslim yang memilih tidak berpuasa saat hari
    pertandingan. Mereka mengganti puasa Ramadhannya ketika musim kompetisi
    berakhir. Namun,? striker berusia 31 tahun itu percaya pesepak bola
    modern tetap bisa tampil optimal meski sedang berpuasa.
    Real Madrid adalah klub Spanyol yang paling toleran terhadap Muslim.
    Sebagai klub raksasa yang mendatangkan pemain dari berbagai penjuru
    dunia, Madrid memiliki pengalaman panjang memperlakukan pemain-pemain
    yang berbeda keyakinan.
    ?Benzema / m.jakartapress.com
    Selain itu ada pula pemain Muslim
    lainnya, seperti Karim Benzema, Mahamdou Diarra, dan Lassana Diarra.
    Klub sepak bola, seperti Madrid, mengatur jadwal latihan pemain Muslim
    yang berpuasa, agar tidak mengalami dehidrasi. Fans Los Merengues
    memahami betapa pentingnya arti puasa bagi Muslim.

    ”Pelatih menghargai keputusanku untuk tetap berpuasa saat hari pertandingan,” kata Mahamadou Diarra.

    Pemain Muslim lainnya adalah Eric Abidal. Ia menjadi mualaf lima tahun silam? dan memilih Bilal sebagai nama Islam-nya.

    ”Islam
    memotivasiku untuk memberi yang terbaik bagi tim. Aku memeluk Islam
    dengan keyakinan penuh,” ujar Abidal yang menikah dengan wanita
    Aljazair. Selain Abidal, Seydou Keita dan Yaya Toure juga pemeluk
    Islam yang taat.??

    Striker Thierry Henry rajin mengingatkan rekan sesama
    Muslim untuk tidak berhenti mengkaji Islam dan membaca Alquran.

    Di
    Jerman,? winger Franck Ribery menjalankan puasa meski berlatih keras
    sebelum menghadapi pertandingan. Ia dikabarkan selalu meluangkan waktu
    berbuka puasa di rumah bersama Wahiba, istrinya, dan dua putrinya; Hizya
    dan Shakinez.

    Meski tidak ada data akurat, terdapat kecederungan
    populasi pesepak bola Muslim di Eropa meningkat pesat. Mereka berasal
    dari negara-negara Afrika, atau para? convertist Eropa. Nicolas Anelka,
    misalnya, memeluk Islam sejak 1991 atau ketika masih berusia 16 tahun.
    Samir Nasri dan Hatem Ben Arfa berasal dari keluara keturunan Aljazair
    yang memegang teguh keislaman, meski telah berbaur dengan masyarakat
    Eropa.
    ?age-em.blogspot.com
    ?
    Di kancah Seri A Italia, ada Sulley Ali Muntari,
    Abdelkader Ghezzal, serta Mourad Meghni, Gokhan Inler, Houssine Kharja,
    dan Mohamed ‘Momo’ Sissoko. Kanoute mengakui banyak pesepak bola Muslim
    yang merumput di liga-liga terkenal Eropa. Mereka kebanyakan tetap
    menjalankan ibadah puasa Ramadhan meski harus bermain membela klubnya di
    hari puasa.

    Menurut Kanoute, banyak rekan-rekan sesama Muslim
    yang tidak ingin memperlihatkan sosok keislamannya. ”Mereka shalat,
    berpuasa, dan menjalanan kewajiban lainnya, tapi tidak ingin
    memperlihatkannya di depan umum,” ujar Kanoute.

    Kanoute
    sebaliknya. Ia selalu berusaha memperlihatkan sosok keislamannya.
    Mantan? striker Olympique Lyon dan West Ham United ini ingin menunjukkan
    bahwa Islam tidak bertentangan sama sekali dengan sepak bola.

    Dokter
    Yacine Zerguni, anggota Komite Medikal Olahraga FIFA dan CAF
    (Konfederasi Sepak Bola Afrika), sempat melakukan penelitian mengenai
    efek puasa bagi pesepak bola dengan mengambil dua pesepak bola keturunan
    Aljazair sebagai sampel. Selain faktor fisik, Zerguni juga meneliti
    kondisi psikologis sang pemain.

    ”Banyak pesepak bola memang
    tidak bisa beradaptasi dengan baik ketika berpuasa. Namun, di sisi lain,
    kualitas spiritual mereka meningkat dan juga akan memberi pengaruh
    positif buat fisik mereka,” kata Zernugi. ”Tapi, di beberapa kasus,
    kondisi tubuh si pemain bisa beradaptasi dengan kondisi saat sedang
    berpuasa.”

    sumber

    0 Responses to “Inilah Laskar Muslim Pesepak Bola Dunia yang Puasa”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin