May 8, 2013

0

Pengalaman kehidupan setelah kematian

  • May 8, 2013
  • Share
  • Apakah eksistensi jiwa hanyalah
    suatu mitos? Apakah jiwa akan
    tetap ada setelah kematian? Jika
    ya, apakah mungkin untuk
    mengalami ‘hidup’ setelah tubuh
    fisik ini mati? Para ilmuwan dan
    peneliti telah berusaha untuk
    menjawab pertanyaan ini selama
    bertahun-tahun. Beberapa orang
    mengatakan bahwa dari sisi ilmiah,
    kehidupan setelah meninggal
    adalah tidak mungkin: satu-satunya
    cara yang dapat dilakukan adalah
    bertanya kepada mereka yang
    pernah mengalami kematian.
    Beberapa dokter seperti dr
    Raymond Moody, dr Ken Ring, dan
    dr Bruce Greyson memiliki pasien
    yang mengalami: hidup kembali
    dari kematian. Sesudah
    mendokumentasikan pengalaman
    pasien-pasien ini, para dokter
    sekarang percaya bahwa ada
    bukti tentang eksistensi jiwa dan
    kehidupan setelah kematian.

    Rudolf Steiner, pengarang “Life
    beyond Death”

    Rudolf Steiner, pengarang “Life
    beyond Death (Kehidupan Setelah
    Kematian)”, tidak melihat manusia
    sebagai kumpulan organ-organ fisik
    saja. Ia mengatakan bahwa tubuh
    fisik adalah ekspresi eterik dari
    aktivitas astral dan ego, yang
    berevolusi dalam bentuk dan fungsi.
    Sahabat anehdidunia.com ia juga
    mengatakan bahwa jiwa dan roh
    digabungkan dengan organ fisik,
    dan mengambil suatu imaji kosmos
    spiritual, dimana jiwa turun saat
    dibentuk dalam kandungan.
    Definisi-definisi ini berasal dari
    pandangan spiritual. Namun, melalui
    Fisika Kuantum ada banyak ahli
    yang percaya bahwa eksistensi
    tidak hanya ada pada tubuh fisik
    saja. Kesadaran Kuantum berdasar
    pada konsep: semua hal saling
    berhubungan dan dapat saling
    memengaruhi dengan kecepatan
    lebih tinggi dari kecepatan cahaya;
    dan kesadaran diperoleh melalui
    alur informasi dari efek spiritual.

    Beberapa orang berpendapat
    bahwa teori ini merupakan awal
    dari konsep spiritualisme, mistik, dan
    beberapa okultisme. Para ahli
    berpendapat bahwa bukti ilmiah
    tentang kehidupan setelah
    kematian datang dari pengalaman
    menjelang kematian atau biasa
    disebut NDE (Near Death
    Experiences).

    Saat pengalaman menjelang
    kematian, seseorang mati secara
    fisik, misalkan saat seseorang
    sedang operasi atau mengalami
    serangan jantung. Jantung mereka
    berhenti berdetak, dan mereka
    berhenti bernapas. Beberapa
    menit atau jam kemudian, jantung
    kembali memompa dan mereka
    bernapas kembali. Orang-orang ini
    cenderung mengalami
    pengalaman keluar tubuh dan
    merasakan berada di dunia roh.
    Para dokter telah mengumpulkan
    data dari pasien-pasien yang
    melaporkan pengalaman ini lebih
    dari 30 tahun. Beberapa ahli dan
    dokter percaya bahwa hal ini
    adalah halusinasi. Tetapi beberapa
    karakteristik dari NDE’s tidak dapat
    dijelaskan hanya karena halusinasi
    saja.

    Dalam satu penelitian, seorang
    pengemudi truk berusia 55 tahun,
    Al Sullivan bertemu dengan
    almarhumah ibu dan iparnya
    melalui NDE saat proses operasi
    jantung berlangsung. Sullivan
    berkata bahwa ibunya
    menyuruhnya untuk kembali dan
    memberitahu tetangganya yang
    mempunyai anak yang sakit
    limfoma bahwa ia akan baik-baik
    saja. Menakjubkan, Al secara akurat
    berkata bahwa dokter yang
    mengoperasinya menepuk
    lengannya dengan mengempit
    tangannya. Dr Greyson meragukan
    pengalaman ini sebagai halusinasi
    dan melakukan penelitian. Ia
    kemudian berkata, ”Bagaimana
    mungkin informasi yang begitu
    akurat dan dapat dibuktikan hanya
    berasal dari NDE saja?”

    Adalah lumrah jika ada orang yang
    mengalami NDE dan memberikan
    informasi yang akurat dari
    pengalamannya. Terkadang
    informasinya sangat fisikal dan
    kadang sangat spiritual. Suatu kali,
    pengalaman NDE seorang bapak
    bernama Mellen-Thomas Benedict,
    diperlihatkan pada biofotonik,
    komunikasi selular, biologi kuantum,
    dan DNA. Di kemudian hari ia
    memperolah enam hak paten.
    Beberapa NDE yang mendalam
    terjadi selama beberapa hari.
    Seorang ahli neuropatologi, George
    Rodonaia, mengalami NDE selama
    3 hari. Sahabat anehdidunia.com ia
    sadar kembali saat para dokter
    sedang mempersiapkan otopsi
    untuk dirinya. Sebelum pengalaman
    ini, ia adalah seorang ateis. Setelah
    melewati pengalaman di alam roh
    yang begitu berkesan, ia kemudian
    melanjutkan studi doktoral di
    bidang spiritualitas agama dan
    menjadi seorang pendeta. Bukti lain
    tentang keberadaan jiwa setelah
    kematian berasal dari sekelompok
    orang yang mengalami NDE.

    Dalam satu kasus, sekelompok
    petugas pemadam kebakaran
    hampir mengalami kematian saat
    bekerja di hutan. Mereka
    melaporkan bahwa mereka dapat
    saling bertemu dengan sesama
    mereka saat NDE dan keluar dari
    tubuh mereka yang tidak
    bernyawa, akan tetapi mereka
    semua pada akhirnya dapat
    diselamatkan.

    “Pengalaman menjelang kematian”
    dipopulerkan oleh dr. Raymond
    Moody, dalam bukunya, “Life after
    Life (Kehidupan setelah
    Kehidupan)”. Dr. Moody juga
    merupakan penulis laris untuk
    kesebelas bukunya – yang telah
    terjual lebih dari 13 juta eksemplar
    di seluruh dunia. Selain itu, ia juga
    menulis berbagai artikel akademis
    dan literatur profesional seperti
    “Near Death Experiences
    (Pengalaman Menjelang
    Kematian)”, “Death with Dignity
    (Meninggal dengan Mulia)”, dan
    “Life after Loss (Kehidupan setelah
    Kehilangan)”.

    Dr. Raymond Moody dengan
    bukunya

    Dr. Moody telah mengadakan
    penelitian terhadap lebih dari
    seratus kasus “mati klinis” dan hidup
    kembali. Studi klasik ini telah
    menobatkan dirinya sebagai
    sesepuh dunia di bidang
    pengalaman menjelang kematian.
    “Life after Life (Kehidupan setelah
    Kehidupan)” telah mengubah
    pandangan kita terhadap hidup
    dan kematian. Salah satu ringkasan
    penjelasannya dari pengalaman
    menjelang kematian adalah “suatu
    sensasi melayang dan
    ketidakterhubungan dengan tubuh
    fisik kita”. Ia melanjutkan bahwa
    “jiwa melihat tubuh tanpa
    kehidupan dari sudut langit-langit;
    dan perasaan tenang dan hening
    mendominasi pada saat waktu
    berhenti. Jiwa merasa ditarik ke
    terowongan gelap dengan cahaya
    putih berkilauan di ujungnya. Saat
    kita memasuki cahaya putih, orang
    yang kita cintai atau tokoh religius
    akan menyambut kita, dan kita
    akan melihat gambaran berwarna
    dari kilas kehidupan yang telah
    dilalui.” Menakjubkan, banyak orang
    dari berbagai belahan dunia telah
    mengalami hal yang persis sama.
    Sesudah mengalami NDE, orang itu
    akan lebih menghargai kehidupan,
    mementingkan hubungan personal,
    dan lebih gigih dalam usaha
    mencapai tujuan.

    Dr Moody menjelaskan, ada
    seorang wanita tunanetra yang
    dengan tepat mendeskripsikan
    peralatan yang dipergunakan, saat
    ia dioperasi karena serangan
    jantung, “sampai ke warna-
    warnanya”. Kenyataan bahwa
    wanita ini telah buta selama lima
    puluh tahun meyakinkan adanya
    pengalaman menjelang kematian.
    Moody juga melaporkan sebagian
    orang dengan pengalaman
    menjelang kematian dimana
    mereka enggan untuk kembali
    setelah meninggalkan tubuh
    fisiknya. Beberapa pasien bahkan
    marah kepada para dokter yang
    membawa mereka kembali. Dari
    sini kita dapat mengetahui bahwa
    mereka pasti mengalami
    pengalaman yang sangat
    berkesan!

    Dr. Ken Ring adalah seorang
    profesor psikologi di Universitas
    Connecticut. Ia telah
    mendokumentasikan 102 NDE.
    Dalam risetnya yang terakhir
    termasuk NDE dari seorang
    tunanetra, dan penemuannya
    dapat dibaca pada bukunya
    "Mindsight (Penglihatan Pikiran)”.
    Buku-bukunya terdahulu termasuk
    "Life at Death (Hidup saat
    Kematian)”, "Lessons from the Light
    (Pelajaran dari Cahaya)”, "Heading
    toward Omega (Menuju ke
    Omega)”, dan "The Omega Project
    (Proyek Omega)”. Dr Ring meriset
    NDE, termasuk orang yang
    menyaksikan keluarnya roh dari
    tubuh fisik, dan ini telah dibuktikan
    kebenarannya. Ia juga telah
    meneliti NDE yang
    mengonfirmasikan adanya
    reinkarnasi.

    Dr. Ken Ring dan bukunya
    Fenomena menarik terjadi saat
    seseorang mengalami NDE adalah
    saat dimana jiwa mereka bertemu
    orang lain, biasanya orang yang
    dicintai. Mereka juga dapat
    mendengar pembicaraan orang di
    sekitarnya saat jiwa mereka keluar
    dari tubuh fisik. Dr Ring
    mengatakan, “Bukti ini telah
    menunjukkan bahwa kesadaran itu
    ada.”

    0 Responses to “Pengalaman kehidupan setelah kematian”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin