May 13, 2013

0

Beberapa makanan khas Jepang

  • May 13, 2013
  • Share
  • Okonomiyaki
    Adalah Masalkan Khas Daerah jepang di
    Hiroshima.

    Onigiri
    Onigiri adalah nama Jepang untuk makanan
    berupa nasi yang dipadatkan sewaktu masih
    hangat sehingga berbentuk segi tiga, bulat,
    atau seperti karung beras. Dikenal juga
    dengan nama lain Omusubi, istilah yang
    kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di
    istana kaisar untuk menyebut Onigiri.
    Onigiri
    dimakan dengan tangan, tidak memakai
    sumpit.

    Di Indonesia, Onigiri bisa dijumpai di bagian
    makanan Jepang toko swalayan terkemuka
    dan di restoran yang menyediakan makanan
    Jepang. Di negeri Tiongkok, Onigiri dikenal
    dengan nama fà ntuán

    Sushi
    Sushi adalah makanan Jepang yang terdiri
    dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta)
    berupa makanan laut, daging, sayuran mentah
    atau sudah dimasak. Nasi sushi mempunyai
    rasa masam yang lembut karena dibumbui
    campuran cuka beras, garam, dan gula.
    Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk
    rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji
    sushi (é?¸ã??). Pada awalnya, sushi yang
    ditulis dengan huruf kanji é®? merupakan
    istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan
    disebut gyoshÅ? (é?é?¤) yang membaluri ikan
    dengan garam dapur, bubuk ragi atau ampas
    sake. Penulisan sushi menggunakan huruf kanji
    寿� yang dimulai pada zaman Edo periode
    pertengahan merupakan cara penulisan ateji
    (menulis dengan huruf kanji lain yang
    berbunyi yang sama).

    Ochazuke
    Ochazuke atau chazuke adalah nama
    makanan Jepang atau cara makan berupa
    nasi putih dengan lauk sekadarnya yang
    dituangi air teh hijau, dashi atau air panas.
    YÅ«zuke adalah sebutan lain untuk nasi yang
    dituangi air panas.
    Lauk diletakkan di atas nasi sebelum dituangi
    air teh (teh hijau atau hÅ?jicha), dashi atau air
    panas. Lauk yang digunakan misalnya
    umeboshi, tsukemono, shiozake, nori, tsukudani,
    shiokara, wasabi, tarako (mentaiko).
    Ochazuke merupakan makanan pengisi perut
    misalnya di antara dua waktu makan atau
    sewaktu masih lapar sebelum tidur. Di rumah
    makan tradisional atau di pemandian air panas,
    tamu sering ditawari ochazuke untuk
    menetralkan rasa pada mulut sehabis
    menikmati makanan mewah yang enak-enak.

    Donburi
    Donburi adalah makanan Jepang berupa nasi
    putih dengan berbagai macam lauk di atasnya
    seperti ikan, daging dan sayur-sayuran
    berkuah yang dihidangkan di dalam mangkuk
    besar yang juga disebut donburi. Kuah untuk
    donburi bergantung pada jenis makanan, tapi
    pada umumnya berupa dashi dicampur kecap
    asin dan mirin.

    Mochi
    Mochi adalah kue Jepang yang terbuat dari
    beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan
    lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat. Di
    Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan
    pada saat perayaan tradisional mochitsuki atau
    perayaan tahun baru Jepang. Namun
    demikian, jenis kue ini dijual dan dapat
    diperoleh di toko-toko kue di sepanjang tahun.

    Dango
    Dango adalah kue Jepang berbentuk bulat
    seperti bola kecil, dan dimatangkan dengan
    cara dikukus atau direbus di dalam air. Adonan
    dango dibuat dari tepung beras yang diulen
    dengan air atau air panas. Kushidango adalah
    sebutan untuk sejumlah 3, 4, atau 5 butir
    dango yang ditusuk menjadi satu dengan
    tusukan (kushi) dari bambu. Jumlah butiran
    dango dalam satu tusuk bergantung pada
    daerahnya di Jepang.

    Dango yang rasanya manis dibuat dengan
    menambahkan gula ke dalam adonan,
    sedangkan dango yang tidak manis dicelupkan
    ke dalam saus. Dango juga bisa dimakan
    dengan taburan bubuk kacang kedelai
    (kinako), dimasukkan ke dalam mitsumame
    (agar-agar yang dimakan bersama aneka
    buah kaleng) atau selai kacang merah yang
    diencerkan dengan air. Selain dari tepung
    beras, dango juga bisa dibuat dari tepung
    terigu atau tepung millet.

    Sashimi
    Sashimi adalah makanan Jepang berupa
    makanan laut dengan kesegaran prima yang
    langsung dimakan dalam keadaan mentah
    bersama penyedap seperti kecap asin, parutan
    jahe, dan wasabi.

    Makanan laut segar seperti ikan, kerang, dan
    udang karang dihidangkan dalam bentuk irisan
    kecil yang mudah dimakan, sedang udang
    berukuran kecil ada yang hanya dikupas kulit
    dan dibuang kepalanya saja.
    Tsuma adalah sebutan untuk bahan makanan
    penyerta yang bisa berupa lobak yang
    dipotong panjang-panjang dengan ukuran
    sangat halus, daun berwarna hijau yang
    disebut Oba (Aojizo), atau rumput laut seperti
    Wakame dan Tosakanori.
    Sashimi juga berarti menikmati sesuatu dalam
    keadaan mentah, mulai dari potongan mentah
    daging Kuda (Basashi), daging ayam
    (Torisashi), hati ayam atau hati sapi, sampai
    pada potongan Konnyaku dan kembang tahu
    yang disebut Yuba.
    Di daerah Kansai, sashimi lebih dikenal dengan
    sebutan O-tsukuri.
    Nabe
    Nabe adalah jenis masakan Jepang yang
    dimasak dan dihidangkan di dalam panci besar.
    Dalam bahasa Jepang, nabe berarti panci.
    Panci diletakkan di atas kompor kecil atau plat
    pemanas yang ada di atas meja. Sambil
    dimasak menggunakan panci atau wadah dari
    keramik bernama donabe, dan makanan
    dihidangkan di atas meja makan langsung
    bersama pancinya.

    Masakan nabe termasuk jenis masakan
    steamboat yang dihidangkan untuk beberapa
    orang sekaligus yang duduk mengelilingi panci
    berisi hidangan utama. Makanan diambil sendiri
    dari panci oleh orang ingin memakannya, dan
    dipindahkan ke mangkuk milik sendiri sebelum
    dimakan. Selain disebut NaberyÅ?ri, makanan
    jenis ini juga disebut Nabemono. Makanan ini
    populer sebagai makanan musim dingin di
    Jepang.

    Sebelum zaman Edo, orang Jepang memiliki
    budaya makan "satu orang satu nampan".
    Pada waktu itu, masakan nabe dihidangkan
    untuk satu atau dua orang. Pada zaman Meiji,
    masakan nabe menjadi begitu populer,
    terutama masakan nabe daging sapi yang
    disebut gyūnabe

    0 Responses to “Beberapa makanan khas Jepang”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin