May 10, 2013

0

7 Cara untuk mencari arah tanpa menggunakan kompas

  • May 10, 2013
  • Share
  • Bepergian ke tempat asing,
    terutama hutan atau gunung,
    mengharuskan traveler untuk
    membawa kompas. Sayangnya,
    keberadaan benda yang satu ini
    sering terlupakan, bingung
    menentukan arah jika tersesat pun
    bisa membayangi Anda. Untuk
    menentukan arah mata angin,
    kompas memang sangat
    diperlukan. Tapi bagaimana kalau
    Anda lupa membawanya saat
    berada di tengah hutan?
    Agar dapat kembali ke tujuan
    semula, ikuti 7 tips cara
    menentukan arah tanpa
    menggunakan kompas. Inilah cara
    mudah menentukan arah tanpa
    menggunakan kompas:

    1. Jarum/Silet di permukaan air
    Ada cara yang paling umum
    digunakan seseorang untuk
    menentukan arah, yaitu membuat
    kompas sederhana. Caranya
    mudah, hanya bermodalkan jarum
    atau silet yang digosok ke
    permukaan kering, dan ditusukkan
    ke gabus. Gabungan silet dan
    gabus kemudian diletakkan di atas
    permukaan air, sehingga terlihat
    mengapung. Ujung silet atau jarum
    pada kompas sederhana ini selalu
    menunjuk ke arah utara atau
    selatan.

    2. Melihat kuburan Islam dan Kristen
    Jika berada di suatu pedesaan
    yang asing dan tersesat di sana.
    Anda bisa menentukan arah
    dengan melihat kuburan. Kuburan
    Islam dan Kristen selalu
    menunjukkan arah utara-selatan.
    Bagian nisan atau kepala yang
    selalu menghadap ke barat.
    Jadikanlah ini sebagai patokan
    dasar. Eits, tapi ingat, ini hanya
    berlaku di wilayah Indonesia saja.

    3. Masjid/Musholla
    Jika tidak menemukan kuburan,
    Anda bisa mencari tempat ibadah,
    seperti masjid. Anda bisa
    memanfaatkan arah kiblat atau
    arah sholat umat muslim. Di
    Indonesia, masjid selalu menghadap
    ke arah barat, karena ka'bah yang
    dijadikan kiblat umat muslim
    berada di barat Indonesia.
    Manfaatkan ini sebagai patokan
    dasar menentukan arah
    selanjutnya.

    4. Melihat jam dan posisi matahari
    Saat tersesat di suatu tempat
    tertutup seperti hutan, ada kalanya
    Anda sulit menentukan arah tanpa
    adanya kompas. Tapi jangan
    terburu panik, cobalah tenang dan
    lihat jam saat itu, kemudian lihat ke
    arah matahari. Penulisan 12 jam
    yang membulat mengikuti arah
    pergerakan matahari yang terbit
    dari timur dan tenggelam di barat.
    Jadi, setelah melihat jam, segera
    menghadap ke matahari. Jadikan
    posisi matahari yang terbit di barat
    sebagai patokan dasar. Anda pun
    bisa menentukan arah selanjutnya
    dengan menggunakan jam tangan.

    5. Bayangan benda
    Jika tersesat pada siang hari,
    lihatlah ke arah bayangan benda.
    Sama seperti menentukan arah
    dengan jam, letakkan benda tegak
    di permukaan tanah. Pada siang
    menuju sore, bayangan benda
    umumnya condong ke barat.
    Sebaliknya, jika tersesat pagi
    menjelang siang, bayangan benda
    umumnya condong ke arah timur.

    6. Memanfaatkan pohon
    Nah, untuk Anda yang tersesat di
    kawasan penuh pepohonan,
    cobalah cari pohon yang
    berbatang besar. Perhatikan setiap
    sisi batang pohon ini. Sisi pohon
    berbatang besar yang terkena
    sinar matahari dan tidak berlumut
    menunjukkan arah barat/timur. Jika
    tersesat pada malam hari, coba
    raba sisi pohon berbatang besar ini,
    dan rasakan suhunya. Cari sisi pohon
    yang terasa paling hangat. Sisi ini
    menunjukkan arah barat

    7. Kelompok bintang Orion
    menunjukkan arah barat
    Hal yang paling menakutkan
    adalah tersesat di daerah asing
    pada malam hari. Saat itu
    penerangan sangat minim,
    ditambah tidak adanya kompas,
    bisa membuat siapa saja panik.

    Tapi coba manfaatkan keindahan
    alam lewat taburan bintang di
    langit. Carilah rasi bintang orion. Rasi
    bintang ini merupakan perpaduan
    3 bintang terang. Jika dipadukan,
    ketiganya membentuk mirip ekor
    kalajengking dan selalu menunjuk ke
    arah barat.

    0 Responses to “7 Cara untuk mencari arah tanpa menggunakan kompas”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin