April 19, 2013

0

Bagaimana awalnya Eyang Subur dianggap sakti?

  • April 19, 2013
  • Share
  • Cerita tentang kesaktian Eyang
    Subur pernah diungkapkan oleh
    keluarganya di Jombang. Kini, cerita
    itu diungkapkan kembali, kali ini
    langsung dari penuturan Subur
    sendiri saat menyambangi Komnas
    HAM, Jumat (19/4/2013).

    Subur menceritakan kronologi bagaimana dirinya dianggap
    punya 'kelebihan' di mata banyak orang. Jadi, bagaimana
    ceritanya?
    Subur kembali menegaskan, dirinya bukan dukun. Pria
    berkacamata itu mengungkapkan, orang-orang menilai dirinya
    sakti setelah ia selamat dari peristiwa kebakaran yang
    menimpanya 22 tahun yang lalu.
    Ia menguraikan, kala itu hanya rumahnya saja yang selamat
    dari bencana kebakaran hebat yang menelan habis ribuan
    rumah di sekitarnya.

    "Tahun 1991 itu rumah kebakaran, sebelum kebakaran dalam hati
    kecil saya berbicara, saya yakin Allah, saya yakin Nabinya, saya
    tungguin rumah saya, jangan tinggalin ini rumah. Saya
    tungguin rumah, alhamdulillah selamat dengan keluarga, ada
    tetangga juga yang masuk ke rumah. Tiga ribu rumah
    terbakar," tutur Subur.

    Dari peristiwa itu orang-orang kemudian menilai Subur
    berbeda, dan mereka juga mulai mengeramatkan tempat
    tinggalnya yang terletak di kawasan Tanjung Duren, Jakarta
    Barat itu. Ia pun kemudian banyak menerima tamu yang
    meminta bantuan secara medis maupun spiritual.

    "Rumah saya dikeramatkan sama orang-orang, karena satu-
    satunya rumah saya yang nggak kebakar. Datanglah satu per
    satu, dari mulut ke mulut. Saya nggak pake iklan, mereka yang
    datang ke saya," tukasnya.

    0 Responses to “Bagaimana awalnya Eyang Subur dianggap sakti?”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin