April 27, 2013

0

5 Prinsip hidup yang jadi kunci sukses Soeharto

  • April 27, 2013
  • Share
  • [www.ravictory.blogspot.com] ~ Mantan presiden Indonesia, Soeharto, hidup dengan
    memegang falsafah Jawa. Beliau selalu merenungi nasihat-
    nasihat yang kemudian dijadikannya prinsip hidup.

    Dengan memegang teguh keyakinan serta
    prinsipnya, Soeharto yang merupakan anak seorang petugas
    irigasi akhirnya bisa menjadi presiden kedua Republik Indonesia
    dan merupakan presiden yang menjabat paling lama, yakni
    selama 32 tahun. Apa sajakah kunci hidup sukses ala
    Soeharto?

    1. Aja kagetan, aja gumunan dan
    aja dumeh
    Di bawah bimbingan ayah tirinya Atmopawiro, Soeharto mulai
    mengenal falsafah Jawa. Saat itu pula, beliau mengenal
    ajaran tiga ‘aja’. Aja kagetan, aja gumunan dan aja dumeh.
    Ketiga kata itu memiliki arti kira-kira jangan kagetan, jangan
    heran dan jangan mentang-mentang.

    2. Hormat kalawan gusti, guru, ratu
    lan wong atuwa karo
    Selanjutnya, ada prinsip hidup ‘Hormat kalawan gusti, guru,
    ratu lan wong atuwa karo’. Yang kira-kira memiliki arti hormat
    pada tuhan, guru, pemerintah dan kedua orang tua. Ratu
    dalam kata-kata itu dipakai sebagai lambang pemerintahan
    dan negara. Hal ini mengandung pengertian bahwa manusia
    di negaranya tidak mengabdi pada perorangan, melainkan
    pada nusa dan bangsa. Lalu, wong atuwa karo artinya tidak
    hanya kedua orangtua kandung. Pada mertua dan saudara
    tua pun harus berbakti.

    3. Sa-sa-sa
    Tiga kata ini ni juga merupakan salah satu falsafah hidup
    Soeharto yang selalu dipegang teguh. Tiga “sa” ini merupakan
    gabungan dari kata-kata ”Sabar Atine, Saleh Pikolahe, Sareh
    Tumindake”. Artinya kira-kira selalu sabar, selalu saleh dan taat
    beragama, dan selalu bersikap bijaksana.

    4. Mikul Dhuwur Mendem Jero
    Mikul dhuwur mendhem jero artinya menjunjung tinggi-tinggi,
    membenam dalam-dalam. Ini merupakan sebuah peribahasa
    yang memiliki arti mengajarkan cara anak berbakti pada
    orang tuanya. Seorang anak harus menjaga benar-benar
    nama baik orang tua, serta jasa-jasanya pada negara. Harus
    dijaga dan jangan sampai menodainya.

    5. Sugih Tanpa Bandha
    Sugih tanpa bandha merupakan sebuah pepatah kuno yang
    memiliki kepanjangan dari Sugih tanpa bandha, nglurug tanpa
    bala, digdaya tanpa aji dan menang tanpa ngasorake.

    Pepatah ini memiliki arti kaya tanpa kekayaan, menyerbu
    tanpa bala tentara, kuat perkasa tapi ajian, menang tanpa
    ada yang merasa dikalahkan.
    Prinsip hidup yang sangat bagus ya, kamu bisa
    menerapkannya juga dalam kehidupan sehari-hari lho JBers

    0 Responses to “5 Prinsip hidup yang jadi kunci sukses Soeharto”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin