March 23, 2013

0

Belajar Mencintai Lingkungan dengan Animasi

  • March 23, 2013
  • Share
  • Seperti apa rasanya hidup di kota tanpa
    ada tumbuhan asli, melainkan pohon plastik? Pepohonan dan semak-semak yang ada di seantero
    kota merupakan balon plastik. Tingkah laku
    penduduknya selalu diawasi secara diam-diam dengan berbagai CCTV.

    Penguasa kota, sang walikota, dengan usaha
    korporatnya menjual udara bersih dalam botol kepada penduduk kota.
    Di salah satu pemukiman, Ted Wiggins (Zac Efron), ?anak berusia 12 tahun yang tinggal di kota
    buatan tersebut (Thneed-Ville). Pada suatu hari, seorang gadis
    bernama Audrey (Taylor Swift) bermimpi melihat pohon masa lalu. Demi sang
    pujaan hati, Ted pun mencari tahu apa yang diinginkan gadis itu.
    Berdasar info dari sang nenek, Ted pergi ke luar kota menemui Once-ler.
    Dari pertemuan itu, Ted mengenal Lorax (Danny DeVito), sang penjaga pohon.
    Hingga kemudian Ted dibuat sadar mengenai kondisi bumi yang sangat berbeda
    dengan Thneed-Ville. Misi penting pun harus Ted jalankan demi memperbaiki
    kesalahan yang terjadi.
    Bagaimana hasilnya? Kisah lengkapnya bisa
    lihat di film “Dr. Seuss The Lorax” dari Universal Pictures, film animasi yang
    diadaptasi dari buku anak-anak dengan judul sama.
    Pesan moral yang disampaikan cukup
    mengena, yakni mengajak anak-anak (dan semua orang tanpa ada batasan usia)
    untuk menghargai serta menjaga lingkungan hidup. Yang kedua, mengilhami kita untuk hidup bersahaja, tidak menjadi materialistik.
    Pesan ini sengaja diangkat mengingat
    perkembangan teknologi sekarang yang bisa menjauhkan anak-anak kehilangan
    interaksi dengan alam.

    Namun, tak ada film yang sempurna. The
    Lorax juga memiliki kelemahan, setidaknya demikian pendapat para kritikus.
    Misalnya seperti yang ditulis seorang kritisi dalam harian NY DailyNews, “Apakah saya belum menyebutkan film ini mempromosikan puluhan produk perusahaan -
    termasuk sebuah SUV?”
    Ya, film yang mengajarkan untuk tidak
    menjadi materialistis ini malah terjebak dalam promosi iklan itu sendiri.
    Well, setidaknya film animasi ini masih
    cocok untuk mengajarkan anak-anak agar peduli pada lingkungan. Selamat
    menonton!

    sumber

    0 Responses to “Belajar Mencintai Lingkungan dengan Animasi”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin