-->

Diet Cairan, Cara Nikmat untuk Menurunkan Berat Badan

Bagi sebagian orang, rutinitas diet seperti mengurangi porsi makan, menahan diri dari makanan favorit, dan berolahraga, cukup membuat dirinya merasa tersiksa. Anda dapat mencoba cara diet yang lebih nikmat, yaitu dengan mengonsumsi minuman diet.

Cara ini disebut dengan diet cairan, di mana cairan tersebut dapat membantu mengekang rasa lapar dan membuat kenyang lebih lama. Sehingga tanpa Anda sadari, Anda akan makan lebih sedikit makanan tanpa merasa kelaparan sepanjang hari.

Seperti dilansir cosmopilitan, Kamis (31/1/2013) berikut adalah 10 pilihan minuman yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan, antara lain:

1. Susu skim
Kadar protein yang tinggi dalam susu skim dapat membuat perut terasa penuh dan Anda merasa cukup kenyang. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition juga telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi rata-rata 12 ons susu skim sehari dapat menurunkan berat badan dengan lebih mudah.

2. Air putih
Minum dua gelas air putih sebelum makan dapat membuat Anda merasa lebih cepat kenyang dan tidak makan dalam jumlah yang berlebihan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Virginia Tech, teknik ini dapat mengurangi kalori makanan yang Anda makan dan Anda akan kehilangan berat badan lebih banyak dibandingkan orang yang tidak minum air sebelum makan.

3. Teh Hijau
Teh hijau mengandung catechin, yaitu salah satu jenis antioksidan yang telah dibuktikan oleh berbagai penelitian dapat mempercepat metabolisme, meningkatkan pembakaran kalori, dan membantu menyingkirkan lemak di perut.

4. Smoothies pisang dengan yoghurt
Blender pisang dengan secangkir yoghurt dan sedikit air untuk membuat segelas smoothies yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Pisang merupakan salah satu makanan diet yang dianjurkan untuk diet, karena kandungan kaliumnya.

Menurut sebuah studi yang dilakukan di Harvard, tambahan yoghurt murni dalam smoothies pisang terbukti dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara yang lebih nikmat.

5. Kopi
Kafein dalam kopi dapat menekan nafsu makan dan mempercepat metabolisme. Selain itu, kafein juga dapat memberikan dorongan energi yang membuat Anda lebih aktif dalam melakukan aktivitas sepanjang hari.

Secara tidak langsung, semakin aktif seseorang maka akan semakin banyak kalori yang dibakar untuk menghasilkan energi. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang minum kopi sebelum berolahraga, akan memiliki lebih banyak tenaga untuk membakar lemak.

6. Kaldu sup yang hangat
Penelitian membuktikan bahwa minum kaldu sup yang hangat sebelum makan dapat membantu Anda membatasi keinginan untuk makan dalam jumlah besar dan membatasi asupan kalori yang berlebihan. Sup biasanya terdiri dari komposisi kentang, keju, dan daging cincang yang berlemak dan berkalori tinggi, sehingga menimbulkan perasaan nyaman ketika Anda memakannya.

Akan tetapi, dengan minum kuah kaldu dari sup tersebut, Anda dapat memperoleh perasaan nyaman yang sama tetapi dengan jumlah kalori dan lemak yang lebih sedikit.

7. Jus sayuran
Jus sayuran tentu mengandung serat dalam jumlah tinggi yang dapat mengisi perut Anda. Selain itu sayuran juga mengandung kalium, nutrisi kunci yang diperlukan untuk mengendalikan berat badan yang sehat.

8. Wedang jahe
Sebuah studi yang dilakukan di Columbia University menemukan bahwa wedang jahe mampu mengendalikan nafsu makan. Campur seperempat sendok teh herbal kering ke dalam secangkir air panas dan tambahkan sedikit jahe bakar yang telah ditumbuk.

9. Susu almond
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of Barcelona, orang-orang yang mengonsumsi satu ons kacang setiap hari dapat mengontrol rasa laparnya dan lebih mudah menurunkan berat badan. Blender sekitar 15 kacang almond dan tambahkan segelas susu dengan lemak.

10. Teh peppermint
Penelitian dari Wheeling Jesuit University mengklaim bahwa aroma peppermint mampu menekan nafsu makan. Selain itu studi dari University of Maryland Medical Center menemukan bahwa peppermint berkhasiat membantu pencernaan, sehingga makanan dapat melewati sistem pencernaan dengan lebih cepat.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter