May 11, 2013

0

Pernyataan- pernyataan kontroversial dari Sir Alex Ferguson

  • May 11, 2013
  • Share
  • Dalam perjalanan kariernya
    sebagai legenda Manajer
    Manchester United selama 26
    tahun, Sir Alex Ferguson punya
    banyak pernyataan menarik. Baik
    tentang pemainnya, klub tetangga
    yang 'berisik', Manchester City,
    maupun pesaing-pesaingnya
    dalam perebutan gelar juara
    Premier League.

    Berikut ini pernyataan-pernyataan
    kontroversial Sir Alex yang dicatat
    oleh media Inggris, The Guardian:

    Tentang Ryan Giggs
    Saya masih ingat saat pertama
    bertemu dengannya. Ketika itu dia
    berusia 13 tahun. Saat berlari,
    Giggs seperti melayang di atas
    rumput layaknya anjing pemburu
    Spaniel yang sedang mengejar
    kertas yang terhembus angin.

    Tentang Gary Neville
    Kalau saja dia satu inci (2,54
    sentimeter) lebih tinggi, maka dia
    akan menjadi pemain tengah
    terbaik di Inggris. Tinggi ayahnya
    hampir 2 meter. Coba saya cek ke
    pengantar susu.

    Tentang Paul Ince
    Saya sempat mengatakan, ketika
    seorang pemain sepak bola dalam
    kondisi puncaknya, dia merasa
    seakan-akan bisa memanjat
    Gunung Everest dengan sandal.
    Seperti itulah Paul Ince.

    Tentang orang Italia
    Ketika orang Italia mengatakan
    kepada saya, "ini adalah pasta di
    atas piring", maka saya cek di
    bawah spagetti. Maklum, orang
    Italia itu kan penemu filter asap.
    Saat meraih tiga gelar (Liga
    Inggris, Piala FA dan Liga
    Champions) di musim 1998/1999
    Sulit dipercaya. Saya sulit percaya
    ini. Dasar, sepak bola sialan.
    Ketika media mengkritik Juan
    Sebastian Verón
    Pergi kalian. Saya tidak mau
    bicara dengan kalian (media). Dia
    (Verón) merupakan pemain hebat.
    Kalian bodoh semua.

    Tentang Liverpool
    Tantangan terbesar saya bukan
    apa yang terjadi sekarang, tetapi
    menurunkan Liverpool dari
    tempatnya bertengger. Anda
    (media) boleh tulis itu.
    Tentang perebutan trofi pada
    2003
    Suasana saat ini makin menggelitik.
    Saya menyebutnya "kegelisahan"
    menjelang masa akhir kompetisi.
    Saat menendang sepatu bola ke
    pelipis David Beckham pada
    2003
    Ini kejadian yang sangat ganjil.
    Kalaupun saya mencoba lagi
    sebanyak 100 kali atau jutaan kali,
    hal seperti itu tak akan bisa
    terulang. Kalau saya mampu, tentu
    saya jadi pemain (sepak bola).

    Tentang Filippo Inzaghi
    Mungkin dia terlahir sudah offside.
    Tentang Arsène Wenger
    Mereka bilang dia (Wenger) orang
    pintar. Apakah Benar? Katanya ia
    mampu bicara dengan lima
    bahasa. Saya juga pernah
    bertemu dengan bocah 15 tahun
    di Pantai Gading yang juga
    mampu berbicara dengan lima
    bahasa.

    Tentang mantan pemainnya yang
    menjadi manajer
    Sangat sulit mencari seorang
    manajer. Sebagai contoh, tak ada
    yang berpikir bahwa Mark Hughes
    - mantan pemain MU - bakal
    menjadi seorang manajer,
    walaupun selama jutaan tahun.
    Sebaliknya kita berpikir bahwa
    Bryan Robson sebagai manajer
    hebat (faktanya: kini tidak jadi
    manajer).

    Tentang wasit Alan Wiley
    Kecepatan permainan dalam
    sepak bola membutuhkan wasit
    dalam kondisi prima. Itulah kodrat
    permainan ini. Lihat saja wasit di
    luar negeri yang seperti anjing
    penjagal. Tapi dia  (Wiley) tidak
    dalam kondisi sehat. Untuk
    menghukum pemain saja
    membutuhkan waktu 30 detik. Dia
    butuh istirahat. Ini kan sungguh
    konyol.

    Tentang José Mourinho
    Tentu saja dia pelatih yang
    memenuhi syarat. Apalagi saat
    kami bertemu untuk minum usai
    pertandingan, dia memanggil saya
    dengan sebutan "bos" dan "big
    man". Itu akan sangat membantu
    jika disertai dengan suguhan wine
    yang baik. Tapi nyatanya, dia
    menyguhkan saya penari yang
    buruk.

    Tentang Rafael Benítez saat
    konferensi pers
    Saya pikir dia itu pemarah. Dia
    seharusnya mengerti bahwa suatu
    saat akan merasa terganggu
    (dikecewakan) karena alasan
    tertentu. Mungkin Anda harus
    memutus "urat marahnya" agar
    dia mengerti bahwa perilakunya
    itu konyol.

    Tentang apakah Liverpool jadi
    juara Liga Inggris 2007
    Ah, Anda pasti bercanda. Memang
    saya seperti orang yang senang
    menderita? Bagaimana kalau
    (Liverpool) degradasi saja?

    Tentang Old Trafford
    Kerumunan sudah berakhir. Di luar
    sana sudah seperti pemakaman.

    Tentang poster Carlos Tevez saat
    pindah ke Manchester City
    Ini (Manchester) City kan? Mereka
    itu klub kecil, dengan mental tipis.
    Mereka hanya bisa menyebut
    Manchester United, dan mereka
    tidak bisa menghindar dari itu.

    Tentang Manchester City lagi
    Kadang-kadang Anda punya
    tetangga yang cerewet. Anda
    tidak bisa melakukan apa-apa.
    Mereka selalu ribut. Cukup nyalakan
    televisi dengan volume suara yang
    lebih besar.

    Tentang permintaan transfer
    Wayne Rooney
    Kadang-kadang Anda melihat sapi
    di ladang orang lebih baik dari
    yang Anda punya. Percayalah,
    cara memandang seperti itu tidak
    akan bermanfaat.

    Tentang kepergian Cristiano
    Ronaldo ke Real Madrid
    Anda pikir saya akan intervensi
    kontrak (Ronaldo dan Madrid)
    dengan membawa massa? Sama
    sekali tidak! Saya tidak akan
    menjual virus ke mereka. Tidak ada
    kesepakatan apa pun antar kedua
    klub.

    Tentang titel juara Liga Inggris
    ke-19 untuk Manchester United
    Ini makin jauh meninggalkan
    Liverpool. Jauh lebih penting status
    Manchester United sebagai tim
    terbaik di Inggris dari sisi
    banyaknya titel juara.

    Tentang titel juara Liga Inggris
    ke-20
    Lihat saya. Perlu 10 tahun untuk
    mengalahkan saya. (Title juara ini)
    sungguh hebat.

    0 Responses to “Pernyataan- pernyataan kontroversial dari Sir Alex Ferguson”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin