May 11, 2013

0

Alasan dinosaurus punya leher panjang

  • May 11, 2013
  • Share
  • Dinosaurus dikenal sebagai fauna purba yang
    memiliki leher begitu panjang. Golongan
    sauropoda memiliki panjang leher mencapai 15
    meter, enam kali lebih panjang dari leher
    jerapah.

    Ilmuwan bertanya-tanya, mengapa sauropoda
    bisa memiliki leher panjang ekstrem dan tak
    proporsional itu.
    Sebuah penelitian yang dilakukan Michael
    Taylor, seorang paleontolog vertebrata dari
    University of Bristol, Inggris, berhasil
    mengungkap rahasia leher panjang yang
    dimiliki kelompok sauropoda tersebut.
    Berdasarkan hasil riset itu, terungkap bahwa
    salah satu yang mendukung berkembangnya
    leher panjang pada sauropoda adalah tulang
    leher yang berongga.

    Tak cuma itu, perkembangan leher panjang
    pada sauropoda juga didukung oleh susunan
    tulang kerangka (torso), struktur tulang, posisi
    otot, tendon serta ligamen yang dimiliki hewan
    purba tersebut.

    Bentuk torso Sauropoda yang sangat besar
    dan berkaki empat membantu binatang itu
    menjaga kestabilan leher mereka.
    Bentuk tubuh yang kokoh dan stabil membuat
    Sauropoda bisa menopang leher sepanjang 15
    meter. Berbeda dengan jerapah, binatang
    dengan leher terpanjang saat ini. Leher
    sepanjang 2,4 meter merupakan panjang
    maksimum yang bisa ditopang oleh torsonya
    yang kecil.

    Jumlah tulang leher Sauropoda bisa mencapai
    19 buah. Jumlah ini jauh lebih banyak
    dibandingkan jumlah tulang leher yang dimliki
    mamalia saat ini yang umumnya tidak lebih
    dari tujuh.

    Analisis mengungkap bahwa struktur tulang
    Sauropoda sangat ringan. Ilmuwan menduga,
    tulang sauropoda sama ringannya dengan
    tulang burung saat ini. Sebanyak 60 persen
    dari tulang Sauropoda terdiri dari rongga
    udara.

    Hal lain yang mendukung adalah susunan otot,
    tendon, dan ligamen di leher binatang purba
    tersebut.

    Berbeda dengan pterosaurus jenis
    Arambourgiania yang memiliki kepala relatif
    besar dan paruh menyerupai tombak untuk
    menangkap mangsa, sauropoda memiliki
    kepala yang kecil. Dengan demikian, mereka
    mudah untuk menyokong leher panjang.

    Selain itu, dinosaurus ini tidak mengunyah
    makanan mereka. Sauropoda langsung
    menelan makanannya dan membiarkan organ
    pencernaan yang mengolahnya.

    “Seluruh bagian kepala Sauropoda seolah
    bagian mulut mereka. Titik pertemuan tulang
    rahangnya terletak dibagian tengkorang
    paling belakang, mereka juga tidak punya
    tulang pipi. Bentuk kepala mereka sangat mirip
    dengan bentuk kepala Pac Man,” kata
    Mathew Wedel, peneliti di Western University
    of Health Sciences di Pomona, California,
    kepada Livescience hari Sabtu (23/02/2013).
    Lalu, apa gunanya leher panjang itu? Ada
    beberapa teori yang menjelaskannya namun
    jawab pastinya belum diketahui.

    Beberapa ilmuwan menilai, sauroposa
    memakan daun di tumbuhan tinggi seperti
    jerapah saat ini. Karenanya, leher panjang
    dibutuhkan. Ilmuwan lain beranggapan, leher
    panjang berfungsi seperti angsa, membantu
    sauropoda menjangkau makanan di depannya
    lebih jauh.
    Selain soal jangkauan makanan, ada pula
    ilmuwan yang berpandangan bahwa leher
    panjang atraktif secara seksual. Oleh sebab itu,
    sauropoda mengembangkannya.
    Hasil penelitian Taylor dan Wedel ini telah
    dipublikasikan di Journal PeerJ secara online
    pada 12 Februari 2013.

    0 Responses to “Alasan dinosaurus punya leher panjang”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin