April 19, 2013

0

Al-Qur’an dan Sains: Akhir Alam Semesta

  • April 19, 2013
  • Share
  • Sebagaimana yang telah kita ketahui
    sebelumnya, bahwa benda-benda di
    jagad raya ini, pada mulanya satu, lalu
    tercerai-beraikan setelah terjadinya
    ledakan besar yang mengakibatkan
    keterpisahan antara satu benda
    dengan benda lainnya.
    Sehingga membentuk gugusan
    benda-benda langit yang terdiri dari
    galaksi, bintang, planet, satelit dan lain
    sebagainya.

    Namun tentunya keseluruhan benda
    langit ini tidak mungkin akan terus
    ada tanpa ada batasnya. Bahkan
    secara pasti, dapat ditegaskan bahwa
    seluruh apa yang ada di alam semesta
    ini akan berakhir.

    Para ilmuwan telah banyak melakukan
    penelitian yang dimaksudkan untuk
    mengetahui akhir alam raya ini. Dalam
    melakukan penelitian tersebut,
    mereka menggunakan hitungan
    energi yang mendorong alam raya ini
    agar secara terus-menerus
    mengalami penambahan.
    Penggunaan energi ini dimaksudkan
    untuk menciptakan pemuaian alam
    secara terus-menerus dengan
    batasan. Ia tidak boleh melampaui
    kuantitas penambahan energi yang
    telah ditentukan, yang dapat
    mengakibatkan alam raya ini meledak.

    Penelitan yang mereka lakukan,
    menghasilkan dugaan bahwa suatu
    saat energi yang terdapat di alam raya
    ini akan melampaui batas
    keseimbangannya yang menyebabkan
    kehancurannya.

    Sebagaimana dulu, benda-benda
    yang ada di alam raya ini terbentuk
    setelah terjadinya ledakan besar,
    maka benda-benda ini juga akan
    hancur setelah terjadinya ledakan
    besar yang diakibatkan kekuatan
    energi yang melampaui batas
    kemampuannya.

    Al-Qur’an telah menggambarkan akhir
    alam semesta ini yang menyerupai
    awal pembentukannya, sebagaimana
    yang terdapat pada surah Al-Anbiya
    ayat 104.

    Allah SWT berfirman:
    “(yaitu) pada hari Kami gulung langit
    seperti menggulung lembaran-
    lembaran kertas. Sebagaimana kami
    telah memulai penciptaan pertama,
    begitulah Kami akan mengulanginya.
    Itulah suatu janji yang pasti Kami
    tepati. Sesungguhnya Kamilah yang
    akan melaksanakannya.”
    Pengungkapan dengan menggunakan
    kata ‘Kami gulung langi’, adalah cara
    pengungkapan yang sangat teliti sekali
    yang dimaksudkan untuk
    menggambarkan penyusutan alam
    semesta ini, karena energi yang
    terdapat di dalamnya telah melebihi
    batasan yang telah ditentukan.
    Al-Qur’an di bagian lain ayatnya,
    mengungkapkan penciptaan kembali
    alam semesta setalah ia melewati
    batas energi yang ditentukan.

    Allah
    SWT dalam surah Ibrahim ayat 48
    berfirman:
    “(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti
    dengan bumi yang lain dan (demikian
    pula) langit.”

    0 Responses to “Al-Qur’an dan Sains: Akhir Alam Semesta”

    Post a Comment

    This Blog is DOFOLLOW, Well Please Comment and are not included in spam Thank You..

    Cheers,

    Admin