-->

Empat Kali Seminggu Makan Bersama Keluarga Cegah Obesitas Remaja

Kebiasaan makan sehat harus dimulai sejak dini. Karenanya, anak harus dibiasakan dengan pola hidup yang sehat, termasuk sering makan satu meja bersama keluarga. Rutinitas ini rupanya memegang andil besar dalam tingkat obesitas remaja.

Makan bersama keluarga menjadi salah satu solusi mencegah kegemukan. Makan bersama keluarga, apalagi dengan menyediakan waktu lebih untuk ngobrol setelah makan, bisa mempengaruhi kecenderungan anak akan obesitas. Faktor utamanya adalah komunikasi yang efektif serta jadwal makan yang teratur.

"Anak yang keluarganya bercengkrama sekitar 20 menit selama 4 kali seminggu memiliki berat badan yang seimbang dibanding mereka yang hanya menghabiskan waktu 15 hingga 17 menit di meja makan," kata Dr. barbara Fiese dari University of Illinois. Rupanya, durasi yang lebih lama, meski hanya 3 menit, juga berperan dalam hal ini.

Para peneliti tersebut mengobservasi pola makan dari 200 keluarga. Mereka mencari pengaruh antara obesitas dan kebiasaan keluarga yang memiliki anak usia remaja. Dari situ dihasilkan jika keluarga yang menganggap makan bersama sebagai rutinitas yang penting, rata-rata memiliki tingkat obesitas yang rendah.

Serupa dengan kesimpulan tersebut, keluarga yang menghabiskan waktu berinteraksi lebih lama mayoritas memiliki anak-anak yang berat badannya ideal. "Ini merupakan sesuatu yang bisa kita mulai dan kita capai. Tiga hingga empat menit lebih lama menyantap makanan bisa mempengaruhi berat badan yang ideal," kata Dr. Fiese seperti dimuat dalam Daily Mail (21/1/2013).

Menurut Web MD, ada banyak penyakit yang disebabkan oleh obesitas. Mulai dari diabetes, darah tinggi, bahkan penyakit jantung dan kanker. Karenanya, sedini mungkin, anak harus dibiasakan untuk menjalani pola yang sehat dalam kesehariannya.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter