-->

Obat Diet Diduga Paling Banyak Merusak Organ Hati

imgJakarta, Banyak orang yang ingin menurunkan berat badan atau membentuk tubuhnya secara instan. Biasanya mereka menggunakan obat-obatan yang diklaim mampu mencapai target bentuk tubuh atau berat badan yang diinginkan konsumen.

Padahal sebuah studi menemukan bahwa suplemen diet seperti itu diketahui paling banyak menyebabkan cedera hati.

Cedera hati akibat konsumsi obat-obatan merupakan alasan utama beberapa jenis obat-obatan ditarik dari pasaran.

Suplemen diet dan herbal yang tidak membutuhkan resep dan dapat dibeli secara bebas di apotek atau online biasanya digunakan lebih dari 40 persen orang-orang di Amerika Serikat, namun efek samping potensialnya tidak banyak diketahui.

Dalam studi yang didanai US Drug-Induced Liver Injury Network tersebut, peneliti memantau 109 kasus pasien yang menderita cedera hati akibat konsumsi suplemen diet. Sebagian besar pasien merupakan pria kulit putih yang mengalami kelebihan berat badan.

Studi tersebut menemukan bahwa suplemen untuk pembentukan tubuh dan penurunan berat badan cenderung menyebabkan cedera hati.

"Terlalu sedikit regulasi terhadap produk-produk seperti itu yang beredar di pasaran," kata ketua tim peneliti, Dr. Victor Navarro, profesor kedokteran, farmakologi dan terapi eksperimental di Thomas Jefferson University, Philadelphia seperti dilansir dari Health.com, Jumat (25/5/2012).

Temuan bahwa suplemen pembentukan tubuh dan penurunan berat badan merupakan penyebab utama cedera hati menunjukkan bahwa diperlukan upaya pembuatan regulasi terhadap obat-obatan seperti ini secara lebih ketat dan efektif, saran Navarro.

Namun studi ini tidak membuktikan bahwa suplemen diet tersebut menyebabkan kerusakan hati secara langsung. Para peneliti hanya mencatat adanya kaitan keduanya sehingga masih dibutuhkan investigasi lebih lanjut.


Sumber 

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter